Lotus303 – Donald Trump, Presiden Amerika Serikat, baru aja umumkan kalau barang dari Indonesia yang masuk ke AS bakal kena tarif 32%. Katanya sih, ini balasan yg wajar karna Indonesia juga udah pasang tarif buat barang-barang dari Amerika.
Diambil dari situs Gedung Putih, Trump membahas soal etanol Amerika yang kena tarif 30% ketika masuk ke Indonesia. Trump membandingkan dengan tarif AS yang cuma 2,5% buat barang sejenis. “Ya Tuhan, bedanya jauh banget” ujarnya, kayak mau bilang ini masih wajar dan alasan untuk ambil keputusan gitu.
Nggak cuma soal tarif, Trump juga ngeluh tentang beberapa aturan di Indonesia yang bikin dia geleng-geleng. Dia nyebutin soal aturan TKDN yang bikin barang harus punya komponen lokal (TKDN) hingga urusan izin impor yang ribet. Terus, dia juga singgung kebijakan baru dari Presiden Prabowo Subianto yang minta perusahaan tambang menyimpan duit pendapatan ekspor di bank lokal kalau transaksinya lebih dari USD 250.000.
“Indonesia punya aturan soal konten lokal (dibaca TKDN) di berbagai sektor, proses izin impor yang ribet, dan sekarang ada kebijakan baru soal pendapatan ekspor. Ini semua jadi perhatian saya,” ujar Trump, terdengar serius.
Sebelumnya, Trump memang sudah bilang kalau dia ingin menerapkan tarif timbal balik. Ia merasa barang-barang AS sering dapat perlakuan kurang adil di negara lain, jadi menurutnya sudah waktunya AS membalas dengan cara yang sama. “Ini soal kemerdekaan ekonomi kita,” tegasnya waktu mengumumkan rencana ini, seperti yang dilaporkan BBC.
Trump, yang berasal dari Partai Republik, bilang uang dari tarif ini bakal dipakai untuk meringankan pajak warga AS dan membantu bayar utang negara. Ia bahkan bawa bagan berjudul “Tarif Timbal Balik” untuk menjelaskan. Terdapat tiga kolom yaitu: daftar negara, tarif yang mereka kenakan ke barang AS, dan tarif balasan dari AS.
Dari bagan itu, ia bilang Indonesia mematok tarif 64% untuk barang-barang AS. Makanya, ia balas dengan tarif 32% untuk barang Indonesia. “Mereka kenakan biaya ke kita, ya kita balas ke mereka. Saya rasa ini adil,” katanya santai, seperti dikutip BBC.
Menariknya, Trump bilang ia sengaja bikin tarifnya lebih rendah, cuma setengah dari yang diterapkan negara lain ke AS. “Sebenarnya saya bisa samakan persis, tapi saya pikir itu bakal terlalu berat buat banyak negara. Jadi saya pilih cara yang lebih ringan,” jelasnya. Ia juga sempat bilang, “Dalam urusan dagang, kadang temen justru lebih susah dilupain ketimbang musuh.”